Zaman sekarang komputer sudah menjadi kebutuhan pokok bagi seluruh
lapisan masyarakat, sayangnya hanya sedikit yang benar-benar memahami pengertian dari komputer itu
sendiri, dan tidak banyak pula yang mengetahui bagaimana sejarah
perkembangan komputer dari masa ke masa. Padahal sebelum menjadi seperti
yang bisa kita temukan saat ini, dalam perkembangannya komputer telah
melewati serangkaian perjalanan yang memakan waktu cukup panjang.
Dibutuhkan lebih dari sekedar ide brilian dalam menciptakan sebuah
komputer yang dapat berfungsi dengan baik. Sejumlah ilmuwan telah
mencurahkan segala ilmu dan kemampuannya untuk menciptakan teknologi
komputer, dari yang awalnya hanya sekedar konsep belaka menjadi wujud
fisik yang mungkin tidak pernah terbayangkan oleh orang-orang yang hidup
di masa lalu.
Sejarah bahkan mencatat bahwa perkembangan komputer membutuhkan
waktu yang sangat lama dan biaya yang tak terhitung
jumlahnya. Kesemuanya itu dilakukan hanya demi mendukung terciptanya
inovasi-inovasi baru, dalam misi menemukan teknologi komputer yang
semakin canggih dari tahun ke tahun.
Pengertian Komputer
1. Asal-Usul Kata Komputer
Kata komputer berasal dari bahasa Latin yaitu Computare yang dalam bahasa Inggris berarti compute atau to compute atau computer. Di masa sebelum masehi, penggunaan kata Computare ditujukan sebagai
panggilan untuk orang-orang yang berprofesi sebagai ahli dalam
perhitungan aritmatika (baik dengan maupun tanpa menggunakan alat bantu
hitung konvensional).
Menurut Barnhart Concise Dictionary of Etymology, kata computer mulai digunakan secara umum dalam bahasa Inggris pada tahun 1646. Waktu itu computer dipakai
sebagai nama panggilan untuk menyebut ‘orang yang menghitung’ atau
‘orang yang bertugas sebagai penghitung’. Kemudian menjelang tahun 1897,
barulah kata computer digunakan
sebagai sebutan untuk ‘alat hitung mekanis’. Disebut begitu karena alat
hitung mekanis pada jaman dulu sangat erat kaitannya dengan hal-hal
yang berhubungan dengan masalah aritmatika.
Dilihat dari asal-usul dan penggunaannya, dapat disimpulkan bahwa ‘computer‘
awalnya bukan sebutan umum yang ditujukan pada perangkat elektronik
seperti yang kita ketahui saat ini, melainkan lebih ditujukan sebagai
sebutan untuk ‘manusia’.
Seiring dengan berjalannya waktu, kata ‘computer‘
tidak lagi digunakan sebagai nama panggilan sebuah profesi, dan secara
berangsur-angsur mulai dialihkan sebagai sebutan untuk sebuah perangkat
mesin yang dalam fungsinya digunakan sebagai alat bantu untuk
menghitung.
Kata computer yang
tadinya digunakan untuk menyebut sebuah alat hitung mekanis itu pada
akhirnya terus dipakai meski jaman sudah berubah. Tak peduli meskipun computeryang
dimaksud sudah berkembang jauh lebih hebat dari segi fungsi, atau
dengan kata lain sudah tidak lagi sekedar digunakan sebagai alat hitung
belaka, namun nama computermasih terus melekat hingga saat ini.
Di Indonesia, kata computer di alih bahasakan menjadi kata komputer. Tentu
saja hal ini terjadi karena bahasa Indonesia memang sering mengadopsi
beberapa ungkapan modern dari negara asing, dengan beberapa ubahan yang
disesuaikan dengan intonasi dan gaya bicara masyarakat Indonesia
sendiri.
2. Pengertian Komputer Secara Umum
Dilansir dari wikipedia, secara definisi komputer dapat diterjemahkan
sebagai alat yang dipakai untuk mengolah data menurut perintah yang
telah dirumuskan.
Sementara pengertian komputer secara umum (jika dilihat dengan skala lebih luas),
komputer dapat didefinisikan sebagai suatu peralatan elektronik yang
terdiri dari beberapa komponen, yang dapat bekerja sama antara komponen
satu dengan yang lain untuk menghasilkan suatu informasi berdasarkan
program, data dan prosedur operasi yang sudah dirumuskan.
3. Pengertian Komputer Menurut Para Ahli
Perkembangan komputer dari
tahun ke tahun telah melibatkan sejumlah ahli yang secara khusus
memberi perhatian lebih terhadap pengertian komputer jika dilihat dari
berbagai sisi. Alhasil seiring dengan kemajuan jaman, pengertian
komputer menurut para ahli bisa berbeda-beda antar satu dengan lainnya.
Kesemuanya itu terjadi karena menyesuaikan dengan kondisi dan
perkembangan komputer yang sedang terjadi saat itu juga.
Untuk memahami definisi komputer lebih jauh, berikut ini kami rangkumkan pengertian komputer menurut para ahli :
– Pengertian Komputer Menurut Donald H. Saders
Komputer adalah merupakan suatu system elektronik yang dapat
memanipulasi data dengan cepat dan tepat serta dirangcang dan
diorganisasikan secara otomatis menerima dan menyimpan data input,
memprosesnya dan menghasilkan output berdasarkan instruksi-instruksi
yang sudah tersimpan di dalam sebuah memory.
– Pengertian Komputer Menurut Elias M. Awad
Komputer adalah sebuah alat hitung yang dapat memproses data agar dapat disajikan dalam bentuk data digital dan data analog.
– Pengertian Komputer Menurut Gordon B. Davis
Komputer merupakan tipe khusus alat penghitung yang mempunyai sifat tertentu yang pasti.
– Pengertian Komputer Menurut Larry Long dan Nancy Long
Komputer adalah alat hitung elektronik yang bisa menginterpresentasikan
serta melaksanakan perintah program berupa input, output, perhitungan,
dan operasi-operasi logik lainya.
– Pengertian Komputer Menurut Robert H. Bilssmer
Komputer merupakan suatu alat elektronik yang bisa melakukan serangkaian
tugas yaitu menerima input, memproses input sesuai dengan intruksi yang
diberikan, menyimpan perintah-perintah dan hasil pengolahannya, serta
menyediakan output dalam bentuk informasi.
– Pengertian Komputer Menurut VC. Hamacher ZG
Komputer adalah mesin penghitung elektronik yang bisa dengan cepat
menerima informasi input digital, memproses sesuai dengan suatu program
yang tersimpan di memory (stored program) dan menghasilkan output
informasi.
– Pengertian Komputer Menurut William M Fuori
Komputer merupakan suatu pemroses data (data processor) yang bisa
melakukan perhitungan yang besar dan cepat termasuk perhitungan
aritmatika yang besar atau operasi logika tanpa campur tangan dari
manusia selama pemrosesan.
– Pengertian Komputer Menurut Williams, Sawyer
Komputer adalah mesin multiguna yang dapat diprogram, yang menerima data
(fakta-fakta dan gambar-gambar kasar) dan memproses atau
memanipulasinya ke dalam informasi yang dapat kita gunakan.
Sejarah Penemuan Komputer
Sejarah penemuan komputer terjadi
jauh berpuluh-puluh tahun yang lalu, dimana sebelum menganut konsep
memori cerdas dan pemrograman berupa rumus serta kode-kode perintah yang
canggih, awalnya komputer yang ada di dunia hanyalah perangkat yang
benar-benar terlihat layaknya sebuah mesin biasa. Fungsi alat tersebut
juga sangat sederhana, yakni digunakan sebagai alat bantu hitung yang
urusannya terkait erat dengan perhitungan matematika.
Pun demikian, justru sejarah penemuan komputer berupa mesin itulah yang
menjadi cikal-bakal munculnya ide untuk menciptakan perangkat yang lebih
canggih di masa depan. Jadi jika alat-alat ini tidak pernah ditemukan,
maka kemungkinan besar komputer yang biasa kita lihat saat ini juga
tidak akan pernah eksis di dunia.
1. Komputer Mekanis Buatan Charles Babbage
– Difference Engine
Sebuah ide untuk menciptakan alat hitung yang bisa digunakan untuk
membantu pekerjaan manusia telah ada sejak berpuluh-puluh tahun yang
lalu. Namun orang yang paling besar jasanya dalam mempercepat
perkembangan komputer adalah Charles Babbage, seorang matematikawan
Inggris yang pada tahun 1820-an memiliki ide untuk menciptakan sebuah
komputer mekanis.
Ide Ini muncul setelah Babbage melihat kesamaan antara perhitungan
matematika dengan gerakan mekanik, di mana gerakan mesin ternyata
diketahui melakukan hal yang sama secara terus menerus secara kontinyu.
Butuh waktu puluhan tahun bagi Babbage untuk terus berusaha mewujudkan
idenya tersebut. Hingga akhirnya di tahun 1821, Babbage berhasil
menciptakan konsep komputer mekanis pertamanya yang diberi nama
Difference Engine.
Dalam perjalanannya, konsep Difference Engine barulah benar-benar bisa
terwujud pada tahun 1823, setelah pemerintah Inggris memberikan Babbage
kucuran dana sebesar £ 1700 untuk memulai proyek pembuatan alat
temuannya tersebut. Namun dalam prakteknya proses pembuatan Difference
Engine rupanya memakan biaya yang lebih banyak hingga menghabiskan lebih
dari £ 17.000 dana pemerintah Inggris, sebelum akhirnya rampung
sembilan tahun kemudian tepatnya pada 1832.
Difference Engine merupakan komputer mekanik pertama di dunia yang
memiliki fungsi untuk membuat tabulasi polinomial. Polinomial sendiri
merupakan pernyataan matematika yang melibatkan jumlahan perkalian
pangkat dalam satu atau lebih variabel dengan koefisien. Rumitnya
perhitungan dalam Polinomial menjadi dasar motivasi Babbage untuk
menciptakan Difference Engine, karena alat itu dapat membuat table
polinomial secara akurat dan menyimpan data perhitungannya di dalam
mesin itu sendiri.
Difference Engine memiliki ukuran yang cukup besar yakni tinggi mencapai
8 meter dan bobot hingga 15 ton. Mahalnya biaya produksi menyebabkan
Difference Engine tidak benar-benar selesai karena pemerintah
menghentikan dukungan pada proyek tersebut.
– Analytical Engine
Proyek penciptaan komputer mekanik Difference Engine yang menyedot
banyak biaya dan waktu yang sangat lama membuat pihak pemerintah Inggris
menghentikan proses pemberian bantuan dana untuk Babbage. Namun merasa
putus asa, Babbage terus mengembangkan alat ciptaannya tersebut hingga
lahirlah beberapa versi lain yang lebih baik. Pada tahun 1871, penemuan
itu mencapai puncaknya setelah Babbage menciptakan versi terakhir yang
diberi nama mesin penganalisis (Analytical Engine).
Analytical Engine merupakan mesin pertama yang dapat diprogram sebagai
alat untuk menganalisis dan memilih operasi aritmatika tertentu yang
ingin dilakukan pada setiap langkah. Dalam sistem kerjanya, mesin
analisis buatan Babbage itu menggunakan kartu-kartu berlubang
(punched-card) yang serupa dengan yang digunakan pada alat tenun mekanis
karya Joseph Marie Jacquard yang ditemukan pada tahun 1800-an.
Sayangnya proses analisis yang dilakukan mesin ini tidak pernah mencapai
kata sempurna. Barulah di tahun 1843, seorang ilmuwan bernama Lady Ada
Augusta Lovelace memberi bantuan dengan menerjemahkan deskripsi mesin
Analytical Engine yang dibuat oleh matematikawan Italia Luigi Menabrea
untuk Babbage, sehingga dalam prosesnya bisa menginstruksikan mesin
analisis untuk mengulang operasi-operasi tertentu.
Sejarah penemuan komputer mekanik buatan Babbage tak berhenti sampai
disitu saja. Oleh beberapa ilmuwan lain, karyanya tersebut dikembangkan
dan menjadi lebih baik dari segi fungsi. Berkat jasanya yang sangat
besar tersebut, Charles Babbage kemudian mendapat gelar kehormatan
sebagai Bapaknya Komputer, jauh sebelum Alan Mathison Turing
yang memegang gelar sebagai bapak ilmu komputer dan pionir dari ilmu
kecerdasan buatan atau artificial intelligence.
2. Mesin Hitung Buatan Herma Hollerith
Di tahun 1888, seorang penemu yang juga sekaligus merupakan
statistikawan dan wirausahawan yakni Herma Hollerith berhasil mencetak
sejarah penemuan komputernya sendiri lewat sistem kartu berlubang
(punched-card) lebih canggih dari yang digunakan oleh Charles Babbage.
Hollerith tak hanya sukses menciptakan sistem kartu berlubang yang lebih
efektif, namun juga membuat sebuah alat pelubang yang bisa digunakan
sebagai alat penyempurna dalam perhitungan yang menyusun sistem tabulasi
tertentu.
Mesin hitung buatan Hollerith itu kemudian dipercaya sebagai alat untuk
menghitung jumlah penduduk di Amerika Serikat. Terbukti alat buatan
Hollerith kala itu benar-benar efektif, lantaran membuat proses
perhitungan sensus penduduk pada tahun 1890 menjadi lebih cepat dan
ekonomis. Dikatakan bahwa 56 mesin hitung buatan Hollerith yang
dioperasikan bersama-sama dapat mentabulasi informasi sensus lebih dari 6
juta orang hanya dalam satu hari.
Jika ditotal, sensus penduduk Amerika Serikat akhirnya bisa selesai
dalam waktu 2,5 tahun dengan mengandalkan mesin hitung buatan Hollerith.
Padahal sebelumnya dibutuhkan waktu 10 tahun untuk melakukan sensus
secara manual, itupun terpaksa dihentikan oleh pemerintah Amerika
Serikat karena proses pendataan tidak kunjung usai.
Dari sinilah era pemrosesan data secara otomatis dimulai. Hollerith bahkan mendirikan perusahaan yang diberi nama Tabulating Machine Company, serta menjual produknya ke seluruh dunia. Permintaan mesin Hollerith menyebar sampai ke Rusia. Sensus pertama di Rusia (1897) menggunakan mesin Hollerith. Pada tahun 1911, Tabulating Hollerith Company merger dengan beberapa perusahaan lain dan berganti nama menjadi Computing-Tabulating-Recording Company.
Dari sinilah era pemrosesan data secara otomatis dimulai. Hollerith bahkan mendirikan perusahaan yang diberi nama Tabulating Machine Company, serta menjual produknya ke seluruh dunia. Permintaan mesin Hollerith menyebar sampai ke Rusia. Sensus pertama di Rusia (1897) menggunakan mesin Hollerith. Pada tahun 1911, Tabulating Hollerith Company merger dengan beberapa perusahaan lain dan berganti nama menjadi Computing-Tabulating-Recording Company.
3. Komputer Analog Buatan Dr. Vannevar Bush
Seiring dengan berjalannya waktu, sejarah penemuan komputer mekanik dari
tahun ke tahun terus mendapat penyempurnaan dari banyak ilmuwan
terkemuka dunia. Namun era dari komputer mekanik berpindah jadi era
komputer analog baru terjadi di tahun 1931.
Dr. Vannevar Bush dari institut teknologi Massachussetts (MIT) berhasil
menciptakan sebuah perangkat yang diberi nama Differensial Analyzer.
Sesuai dengan namanya, perangkat tersebut dapat digunakan untuk
memecahkan permasalahan differensial.
4. Komputer Digital Elektronik Atanasoff-Berry Computer
Butuh waktu hingga 11 tahun sebelum era penemuan komputer analog
akhirnya berkembang jadi era penemuan komputer digital elektronik.
Adapun pihak yang berada di balik penemuan inovatif ini adalah professor
ilmu fisika dari University of lOW, John Vincent Atanasoft, bersama
seorang mahasiswa lulusan teknik elektronika, Clifford Berry.
Nama kedua penemu tersebut kemudian digunakan sebagai nama untuk alat ciptaan mereka sendiri menjadi ‘ABC‘ alias Atanasoff-Berry Computer.
ABC merupakan komputer pertama di dunia yang menggunakan komponen tabung
hampa udara, dengan menganut konsep matematika biner yang dikembangkan
oleh George Ballean. Komputer ini dibuat pertama kali pada tahun 1939,
dan baru selesai 3 tahun kemudian atau lebih tepatnya pada tahun 1942.
Berikutnya, konsep penggunaan komponen tabung hampa udara ini akan
menjadi dasar dalam penciptaan komputer elektronik generasi pertama
beberapa tahun kemudian.
5. Komputer Otomatis Pertama – Harvard Mark I
Sejarah penemuan komputer ke
era yang lebih cerah mulai dapat dirasakan sejak Profesor Howard
Hathaway Aiken pada tahun 1944 menciptakan perangkat cerdas yang
disebut-sebut sebagai komputer otomatis pertama di dunia.
Terinspirasi dari mekanisme mesin Analytical Engine karya Charles
Babbage, Aiken mengembangkan komputer yang mampu melakukan perhitungan
matematika dan logika secara otomatis. Komputer tersebut diberi nama IBM
Automatic Sequence Controlled Calculator (ASCC), yang oleh para staff
di Universitas Harvard kemudian disebut Mark I dan kemudian lebih
dikenal dengan nama Harvard Mark I.
Komputer ini memiliki ukuran yang bukan main besarnya. Dengan dimensi
setinggi 8 kaki dan panjang mencapai 55 kaki, untuk menempatkan komputer
ini dibutuhkan ruang kosong dengan luas hampir setengah lapangan bola.
Kabelnya sendiri, jika direntangkan bisa menjulur sejauh 500 mil
panjangnya.
Dengan ukuran sebesar itu, Harvard Mark I hanya bisa digunakan untuk
melakukan perhitungan matematika dasar dengan jumlah angka yang dibatasi
sebanyak 23 digit. Yang jadi masalah, setiap melakukan hitungan
dibutuhkan waktu yang cukup lama. Sebagai contoh, untuk melakukan
perhitungan tambah/kurang dibutuhkan waktu loading sekitar 1 detik,
untuk menghitung perkalian dibutuhkan waktu loading sekitar 6 detik,
menghitung pembagian dibutuhkan waktu 15.3 detik, sementara untuk
perhitungan logaritma dan trigonometri dibutuhkan waktu yang lebih lama
lagi yakni mencapai lebih dari 1 menit.
Selain itu program yang ditanam dalam Mark 1 juga tidak fleksibel
lantaran urutan kalkulasi tidak dapat diubah. Namun dari sekian banyak
kekurangan yang dimilikinya, Harvard Mark I adalah penemuan besar yang
memberi pengaruh positif terhadap perkembangan komputer di tahun-tahun
berikutnya.
Sejarah Perkembangan Komputer dari Masa ke Masa
Percaya atau tidak, dulunya sejarah dan perkembagan komputer generasi
pertama dibuat dengan tujuan semata-mata demi keperluan militer.
Terbukti di masa-masa awal kelahirannya, penyokong dana terbesar untuk
membangun sebuah komputer adalah pemerintah resmi yang punya ambisi
besar untuk menggunakannya sebagai alat untuk mendukung
kepentingan-kepentingan militer di kala itu.
1. Sejarah Perkembangan Komputer – Generasi Pertama
– ENIAC (Electronic Numerical Integrator and Computer)
Sejarah komputer generasi pertama yang
diakui dan berhak menyandang gelar sebagai perangkat tercanggih di
jamannya kala itu berawal dari ENIAC, singkatan dari Electronic
Numerical Integrator and Computer. Ini merupakan komputer yang proses
pembangunannya memanfaatkan konsep Vincent Atanasoft tentang penggunaan
elektronika untuk melakukan penghitungan.
Komputer ini yang memiliki bentuk bukan main besarnya untuk ukuran satu
komputer saja. Disebutkan bahwa ENIAC memiliki bobot seberat 30 ton,
tinggi 2,4 meter, dan panjang yang mencapai 30 meter ! Sangat besar
sekali bukan ?
Lahir berkat sokongan dana yang dialirkan dari kantong Angkatan Darat
Amerika Serikat di kala itu, ENIAC merupakan komputer hasil racikan para
ahli dari Universitas Pennsylvania. Perancang resminya adalah John
Presper Eckert dan John W. Mauchly yang memiliki cita-cita sangat jelas
yakni mencari solusi tercerdas dalam menciptakan komputer serbaguna
(general purpose computer) yang bekerja 1000 kali lebih cepat
dibandingkan Harvard Mark I yang dikenal memiliki proses sangat lamban.
Untuk mengoperasikan komputer generasi pertama tersebut, dibutuhkan daya
listrik yang sangat besar yakni mencapai 160kW. Dalam penggunaannya,
ENIAC menggunakan tabung hampa udara (vacum-tube) yang terbuat dari kaca
untuk penguat sinyal. Sementara sistem luarnya menggunakan magnetic
tape dan magnetic disk yang berukuran cukup besar.
Namun besarnya bentuk komputer generasi pertama ini rupanya bukan
satu-satunya masalah yang menjadi kendala bagi para ilmuwan di masa itu.
Selain membutuhkan ruang kosong yang luas hanya untuk menaruh satu
komputer saja, komposisi penggunaan komponen yang masih jauh dari kesan
‘canggih’ menimbulkan serangkaian kekurangan seperti :
- Komputer generasi pertama cepat mengeluarkan panas yang berlebih sehingga beberapa komponen jadi gampang pecah.
- Kapasitas memori yang tersedia masih sangat kecil dan terbatas.
- Perintah dan proses eksekusi masih ditanggapi dengan respon mesin yang relatif lambat.
- Bahasa program yang ditanamkan masih sangat terbatas menggunakan kode 0 dan 1 dalam urutan tertentu.
– EDVAC (Electronic Discrete Variable Automatic Computer)
Pada pertengahan 1940-an, muncullah seorang ilmuwan jenius John von
Neumann yang memutuskan untuk bergabung dengan tim Universitas
Pennsylvania dalam pengembangan komputer yang masih terus berlanjut.
Nama Von Neumann menjadi sangat terkenal kala itu, karena pada tahun
1945 ia menjadi orang pertama yang berhasil mendesain Electronic
Discrete Variable Automatic Computer (EDVAC), sebuah perangkat memori
yang digunakan untuk menampung program atau data.
Hingga 40 tahun sejak ditemukannya EDVAC, konsep yang digunakan pada
perangkat buatan Von Neumann tersebut masih terus dipakai sebagai bahan
referensi dalam teknik komputer. Sistem kerja yang digunakan EDVAC
menitik beratkan pada unit pemrosesan sentral (CPU), yang memungkinkan
seluruh fungsi komputer untuk dikoordinasikan melalui satu sumber
tunggal. Kondisi tersebut memungkinkan komputer untuk berhenti pada
suatu saat, dan kemudian melanjutkan pekerjaannya kembali.
– Harvard Mark II
Pembuatan
komputer otomatis pertama di dunia, Harvard Mark I rupanya masih terus
berlanjut demi mendapatkan hasil yang lebih sempurna. Berkat sokongan
dana dari Angkatan Laut Amerika Serikat, pada tahun 1947 Aiken bersama
Unversitas Harvard akhirnya berhasil menciptakan generasi kedua dari
Harvard Mark yang kemudian diberi nama Harvard Mark II.
Tidak seperti Harvard Mark I yang dibangun dengan counter
elektro-mekanis, pada generasinya yang kedua ini sudah menggunakan relay
elektromagnetik berkecepatan tinggi. Alhasil proses yang dibutuhkan
untuk mencerna perintah bisa dipangkas jadi lebih singkat dengan waktu
tambahan sekitar 0.125 detik (8 Hz), sekaligus menjadikannya lebih cepat
dari kemampuan yang bisa dihasilkan pada Harvard Mark I.
Sebagai perbandingan, Harvard Mark II lebih cepat 2,6 detik untuk
melakukan perhitungan tambah/kurang, dan lebih cepat 8 detik untuk
menghitung perkalian dibandingkan Harvard Mark I. Sayangnya komputer
yang masih memiliki ukuran super besar tersebut dibuat dengan program
yang sangat rumit. Alhasil efisiensi yang dihasilkan pun terasa masih
sangat kurang.
– Harvard Mark III (ADEC)
Sejarah perkembangan komputer Harvard
Mark II masih terus dilanjutkan pada generasi yang lebih maju yakni
Harvard Mark III, atau juga dikenal dengan nama ADEC (Aiken Dahlgren
Electronic Calculator).
Harvard Mark III tergolong generasi komputer pertama yang dibangun
dengan komponen elektronik dan elektromekanis. Terdiri dari 16 bit
dengan 5.000 tabung vakum dan 1.500 dioda kristal, Harvard Mark III
telah menggunakan memori magnetik drum yang bisa menyimpan 4.350 kata.
Aiken mengklaim bahwa Harvard Mark III adalah komputer elektronik
tercepat di dunia untuk masa itu. Dengan proses operasi yang bertambah
cepat, Harvard Mark III dapat melakukan perhitungan tambah/kurang dalam
tempo 4.400 mikrodetik dan menghitung perkalian dalam tempo 13.200
mikrodetik (termasuk waktu akses memori).
Harvard Mark III resmi dioperasikan pada September 1949 dan dikirim ke
pangkalan Angkatan Laut Amerika Serikat di Dahlgren, Virginia pada bulan
Maret 1950, untuk digunakan sebagai keperluan militer di masa itu.
– UNIVAC I (Universal Automatic Computer I)
Sejarah perkembangan komputer berikutnya berlanjut di tahun 1951. Dimana
seorang penemu bernama Remington Rand berhasil menciptakan komputer
yang diberi nama UNIVAC I (Universal Automatic Computer I).
Ini merupakan komputer komersial pertama yang dalam proses
pembangunannya mengadopsi model desain yang diciptakan oleh Von
Neumann. UNIVAC I juga merupakan komputer pertama yang menggunakan pita
magnetic sebagai piranti masukan dan keluaran.
Manfaat UNIVAC telah dirasakan oleh Badan Sensus Amerika Serikat dan
General Electric yang menggunakannya sebagai alat untuk menghitung data
yang berjumlah sangat banyak. Salah satu hasil mengesankan yang dicapai
oleh UNIVAC dalah keberhasilannya dalam memprediksi kemenangan Dwilight
D. Eisenhower dalam pemilihan presiden tahun 1952.
Remington Rand berhasil menjual 46 mesin komputer ini dengan harga lebih
dari satu juta dollar US, dengan harga pabrik 750.000 di tambah printer
berkecepatan tinggi seharga US$ 185.000.
– Harvard Mark IV
Perkembangan komputer besutan Profesor Howard Hathaway Aiken yang terus
diperbaharui mulai dari Harvard Mark I, II dan III akhirnya mencapai
puncaknya pada versi terakhir yang selesai dibangun pada tahun 1952 dan
diberi nama Harvard Mark IV.
Ini adalah komputer yang seluruh komponennya telah berbasis
elektronik. Salah satu yang menjadikannya spesial, Harvard Mark IV
menggunakan drum magnetik dan memiliki 200 register ferit memori inti
magnetik (salah satu komputer pertama yang dapat melakukannya di masa
itu). Komponen ini secara cerdas dapat memisahkan penyimpanan data dan
instruksi, yang kemudian dikenal dengan istilah ‘arsitektur Harvard’.
– IBM 650
Di pertengahan tahun 1954, IBM mengeluarkan komputer seri IBM 650 dan merupakan komputer yang sangat popular pada masa itu.
– RAMAC C 305
Komputer ini sudah menggunakan simpanan luar berbentuk disc. Simpanan
luar yang digunakan sudah mencapai 50 disk magnetic yang dapat menyimpan
5 juta karakter.
2. Sejarah Perkembangan Komputer – Generasi Kedua
Sejarah komputer dan perkembangannya masuk dalam golongan generasi kedua semenjak diawali dengan era baru dimana penggunaan tabung hampa udara (vacum-tube) mulai digantikan dengan transistor yang dapat memangkas ukuran mesin jadi lebih kecil.
Penggunaan transistor mulai digalakkan pada pembuatan komputer di tahun
1956, yang mana kemudian turut disusul dengan penemuan-penemuan
berikutnya seperti pengembangan memori inti-magnetik yang membantu
pengembangan komputer generasi kedua menjadi lebih kecil, lebih cepat,
lebih dapat diandalkan, dan lebih hemat energi dibanding para
pendahulunya.
– IBM Stretch
Pada tahun 1959, IBM menciptakan superkomputer bertransistor pertama
yang diberi nama IBM’s 7000 series. Salah satu seri yang cukup terkenal
adalah IBM 7030, atau juga dikenal dengan nama Stretch yang berarti
‘elastis’.
Komputer IBM Stretch memiliki ukuran panjang 33 kaki untuk manampung
150,000 transistor yang terdiri dari komponen-komponen berbentuk kecil
jika dibandingkan dengan komponen pada tabung hampa udara (vacum-tube).
Jika sebelumnya komputer hanya bisa dimiliki oleh pemerintah dan satuan
militer saja, IBM Stretch sudah bisa dimiliki oleh komunitas yang lebih
kecil seperti laboratorium nasional dan lembaga keilmuan lainnya.
– Sprery-Rand LARC
Sprery-Rand LARC merupakan komputer yang dikembangkan untuk laboratorium
energi atom, memiliki kemampuan dalam menangani sejumlah besar data,
serta beberapa kemampuan lainnya yang sangat dibutuhkan oleh peneliti
atom.
Sayangnya komputer ini harganya sangat mahal dan cenderung terlalu
kompleks untuk kebutuhan komputasi bisnis, sehingga membatasi
kepopulerannya. Hanya ada dua LARC yang pernah dipasang dan digunakan:
satu di Lawrence Radiation Labs di Livermore, California, dan yang
lainnya di US Navy Research and Development Center di Washington D.C.
– IBM 1401
Pada awal tahun 1960-an, mulai bermunculan komputer generasi kedua yang
sukses di bidang bisnis, di universitas, dan di pemerintahan.
Komputer-komputer generasi kedua ini merupakan komputer yang sepenuhnya
menggunakan transistor. Mereka juga memiliki komponen-komponen yang
dapat diasosiasikan dengan komputer pada saat ini, seperti printer,
penyimpanan dalam disket, memory, sistem operasi, dan program.
Salah satu contoh penting komputer yang sukses di masa ini adalah IBM
1401 yang diterima secara luas di kalangan industri. Pada tahun 1965,
hampir seluruh bisnis-bisnis besar menggunakan komputer generasi kedua
ini untuk memproses berbagai pekerjaan yang sifatnya lebih ke arah
informasi keuangan.
Selain itu bahasa pemrograman yang digunakan pada komputer di masa ini
sudah selangkah lebih maju ketimbang generasi terdahulu. Dimana mulai
bermunculan beberapa bahasa pemrograman baru yang penggunaannya lebih
mudah seperti Common Business-Oriented Language (COBOL), Formula
Translator (FORTRAN) dan ALGOL.
Dampak dari penggunaan komputer yang memiliki bahasa pemrograman lebih
mudah tersebut lambat laun memberi efek yang cukup besar terhadap
ketertarikan orang-orang untuk lebih banyak mengenal komputer.
Industri piranti lunak mulai bermunculan dan berkembang karena
menganggap komputer sebagai ladang yang empuk untuk dijadikan sebagai
bisnis. Selain itu beberapa ahli seperti programmer, analis dan ahli di
bidang komputer juga mulai banyak yang lahir, dan berikutnya menjadi
salah satu diantara sekian banyak penemu-penemu baru yang memberi aura
perubahan pada perkembangan komputer generasi selanjutnya.
Secara umum, perkembangan komputer generasi kedua ini memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
- Bahasa mesin yang digunakan telah diganti dengan bahasa assembly. (Bahasa assembly adalah bahasa yang menggunakan singkatan-singakatan untuk menggantikan kode biner).
- Program dapat dibuat dengan bahasa tingkat tinggi (high level language), seperti FORTRAN (Formula Translator), COBOL (Common Business-Oriented Language), ALGOL.
- Kapasitas memori utama sudah lumayan besar.
- Sirkuitnya adalah transistor.
- Ukuran fisik komputer lebih kecil dari komputer generasi pertama.
- Tidak membutuhkan terlalu banyak listrik.
- Berorientasi pada bisnis dan teknik.
- Proses operasi sudah lebih cepat.
- Pengaturan dan pembuatan program dibuat jadi lebih mudah sehingga industri piranti lunak dan beberapa ahli seperti programmer, analis dan ahli di bidang komputer banyak yang mulai bermunculan.
3. Sejarah Perkembangan Komputer – Generasi ketiga
Perkembangan komputer telah selangkah lebih maju di era generasi ketiga.
Pada masa ini, sejarah tentang komputer diisi dengan perkembangan yang
sangat mencolok, diantaranya yaitu ditemukannya beberapa
komponen-komponen penting yang membuat wujud komputer jadi kian ringkas
dan proses sistem yang jadi kian cepat.
– IC (Integrated Circuit)
Walaupun
kebanyakan komputer telah menggunakan transistor yang diklaim lebih
efisien untuk menggantikan fungsi tabung hampa udara (vacum-tube), namun
tetap saja masalah ‘cepat panas’ belum mampu teratasi dengan baik.
Bahkan panas yang dihasilkan transistor konon lebih berbahaya dan
berpotensi merusak bagian-bagian internal komputer.
Salah satu penemuan pintar untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan memanfaatkan material dari batu kuarsa (quartz rock).
Adalah Jack Kilby, seorang insinyur di Texas Instrument yang akhirnya
berhasil mengambil manfaat batu kuarsa dengan cara mengkombinasikan
komponen elektronik yang terdiri dari perak germanium dengan lima
komponen lainnya, dalam sebuah piringan silikon kecil yang terbuat dari
pasir kuarsa.
Kilby menyebut hasil karyanya yang dibuat pada tahun 1958 tersebut dengan nama IC : integrated circuit (sirkuit terintegrasi).
Ciptaan Kilby ini membuktikan bahwa resistor dan kapasitor dapat di
taruh berdekatan dengan bahan semi konduktor. Penemuan ini sekaligus
menjadi cikal bakal komputer jinjing (portable) di kemudian hari.
– Penemuan Chip Tunggal (Semikonduktor)
Besarnya ukuran fisik komputer memaksa para ilmuwan untuk memutar otak
mereka dalam mencari inovasi baru agar komponen-komponen yang digunakan
pada sebuah komputer dapat dibuat jadi lebih ringkas.
Berangkat dari ide tersebut, para ilmuwan kemudian berhasil memasukkan
lebih banyak komponen-komponen ke dalam suatu chip tunggal yang disebut
semikonduktor. Hasilnya, komputer menjadi semakin kecil karena
komponen-komponen dapat dipadatkan dalam chip.
– Sistem Operasi (Operating System)
Penemuan hebat lainnya yang terjadi pada perkembangan komputer generasi
ketiga adalah sistem operasi (operating system) yang memungkinkan mesin
untuk menjalankan berbagai program yang berbeda secara serentak dengan
sebuah program utama yang memonitor dan mengkoordinasi memori komputer.
Secara umum, perkembangan komputer generasi ketiga ini memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
- Komponen yang dipakai adalah IC (Integrated Circuits) yang terdiri atas ratusan atau ribuan transistor berbentuk hybrid integrated circuits dan monolithic integrated circuits.
- Proses operasinya jauh lebih cepat dan lebih tepat, kapasitas memori komputer jauh lebih besar,
- Ukuran fisik jauh lebih kecil sehingga penggunaan listrik lebih hemat,
- Menggunakan magnetic disk yang sifatnya random access.
- Dapat melakukan multiprocessing dan multiprogramming.
- Alat input-output mengalami pengembangan dengan menggunakan visual display terminal.
- Dapat melakukan komunikasi data dari satu komputer dengan komputer lainnya.
4. Sejarah Perkembangan Komputer – Generasi Keempat
Sejak ditemukannya IC, chip tunggal dan sistem operasi, sejarah
perkembangan komputer generasi keempat sudah jauh menampakkan titik
terang yang lebih baik.
Berkat kemampuan untuk memasang banyak komponen dalam suatu keping chip
kecil logam memberi efek drastis terhadap turunnya harga dan ukuran
komputer. Di sisi lain, perkembangan yang lebih baik juga terdai pada
daya kerja, efisiensi dan keandalan komputer yang jauh lebih bisa
diandalkan ketimbang komputer generasi sebelumnya.
Jika sejarah perkembangan komputer generasi ketiga mencatat
bahwa komputer sudah mulai dipasarkan pada industri-industri yang
berorientasi bisnis, di era generasi keempat penjualan komputer sudah
menyasar ke masyarakat umum yang sifatnya benar-benar dijual secara
bebas.
Pada tahun 1960, pembuatan mini komputer sudah mulai digalakkan,
dimana produk pertama yang meluncur di pasaran adalah PDP-1. Produksi
DEC ini dijual seharga US$ 120.000/unit. PDP-1 memiliki tampilan CRT,
tidak membutuhkan pendingin (AC) dan hanya membutuhkan satu operator.
Pada saat bersamaan di temukan pula komputer untuk bermain video game yang pertama. Permainan ini berjudul ‘space war‘, ditemukan oleh mahasiswa Massachussetes Institute of Technology (MIT).
Pada tahun 1970-an, komputer berukuran kecil atau personal computer (PC)
sudah mulai diproduksi secara masal. Hanya saja kala itu PC yang sudah
dibeli harus dirakit sendiri oleh pemiliknya di rumah.
Barulah pada pertengahaaan tahun 1970-an sejumlah perusahaan muncul
memasarkan PC yang sudah dirakit atau siap pakai. Yang terkenal
diantaranya adalah MITs Altair 8800 dan banyak disebut-sebut sebagai PC
pertama yang sesungguhnya.
Pada tahun 1971, chip Intel 4004 membawa kemajuan pada IC dengan
meletakkan seluruh komponen dari sebuah komputer (central processing
unit, memori, dan kendali input/output) dalam sebuah chip yang sangat
kecil. Sebelumnya, IC dibuat untuk mengerjakan suatu tugas tertentu yang
spesifik. Sekarang, sebuah mikroprosesor dapat diproduksi dan kemudian
diprogram untuk memenuhi seluruh kebutuhan yang diinginkan.
Pada tahun 1981, IBM memperkenalkan penggunaan PC yang lebih efisien
untuk penggunaan di rumah, kantor, dan sekolah. Dalam perjalanannya, IBM
bersaing dengan Apple Macintosh yang juga bermain di pasar yang sama.
Apple Macintosh menjadi terkenal karena mempopulerkan sistem grafis pada
komputernya, sementara IBM masih menggunakan komputer yang berbasis
teks. Macintosh juga yang kemudian mempopulerkan penggunaan piranti mouse.
Hingga saat ini perkembangan komputer masih
terus berlanjut. Namun meskipun secara fungsi boleh dikatakan bahwa
komputer di era jaman sekarang sudah jauh begitu canggih dibandingkan
komputer di tahun 1980-an, tetap saja komputer jaman sekarang masih
belum bisa dikategorikan sebagai generasi kelima, dan
masih disebut-sebut sebagai bagian dari perkembangan komputer generasi
keempat.
Hal itu terjadi karena banyak yang menilai bahwa kita masih butuh waktu
dan perkembangan teknologi yang jauh lebih maju lagi untuk mengantarkan
era komputer saat ini menjadi golongan di generasi kelima. Paling tidak
harus ditemukan sebuah batu loncatan yang sangat fantastis sebelum kita
bisa menikmati apa itu komputer generasi kelima yang identik dengan
sebutan sebagai komputer masa depan.
Secara umum, perkembangan komputer generasi keempat ini memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
- Ukuran fisik jauh lebih kecil.
- Dipasarkan secara umum dengan harga relatif murah.
- Munculnya PC (personal computer).
- Mulai bermunculan beragam piranti lunak (software).
- dan ultra VLSIC yang merupakan pemadatan dari berjuta-juta IC. Sebuah Chip VLSI dapat terdiri dari 150.000 transistor yang dipadatkan.
- Menggunakan Micro Processor dan semi konduktor sebagi memori utama komputer
Sumber : Klik Disini
















No comments:
Post a Comment